Apa itu Static-DHCP?

Static-DHCP memperlihatkan siapa saja yang tersambung ke jaringan lokal MikroTik Anda — komputer, HP, CCTV, printer, NVR, access point — lengkap dengan alamat IP, MAC, dan sejak kapan perangkat itu terakhir terlihat. Semuanya dari portal ini, tanpa perlu membuka Winbox.

Ini manager ketiga, bersanding dengan Hotspot dan PPPoE. Bedanya terletak pada siapa yang dipantau:

LanggananMemantau
Hotspotpengguna hotspot — yang login lewat halaman voucher
PPPoEpelanggan PPPoE — yang mendial dengan username dan password
Static-DHCPperangkat di LAN — yang cukup dicolok kabel atau masuk Wi-Fi

Ketiganya dibuka satu paket Billing. Perangkat di LAN tidak pernah login ke mana pun, jadi ia tidak akan muncul di Hotspot maupun PPPoE — di situlah Static-DHCP mengisi.

Dua cara perangkat terlihat: DHCP dan ARP

Inilah bagian terpenting untuk dipahami, karena menentukan apa yang dapat dilakukan pada tiap baris.

SumberArtinya
DHCPperangkat meminta alamat ke router Anda, dan router memberinya
ARPperangkat berbicara di jaringan — tanpa peduli alamatnya dari mana

Perangkat yang alamatnya diatur sendiri di perangkat itu — IP statis, yang lazim pada CCTV, NVR, server, dan access point — tidak pernah menyentuh DHCP. Router tidak punya catatan sewa untuknya. Yang membuatnya tetap terlihat adalah tabel ARP: begitu ia mengirim satu paket saja, routernya mencatat pasangan IP dan MAC-nya.

Karena itu Static-DHCP membaca keduanya. Tanpa ARP, seluruh perangkat ber-IP statis akan tak kasat mata — dan justru itu perangkat yang paling sering dicari. Satu perangkat dapat muncul dengan sumber DHCP + ARP sekaligus: alamatnya dari DHCP, dan ia memang sedang aktif.

"Terlihat" bukan berarti "online"

Kolom keadaan menyebut Terlihat, bukan Online, dan itu disengaja.

Yang ditampilkan adalah hasil pembacaan terakhir dari router Anda. Sewa DHCP dan entri ARP tidak hilang seketika saat perangkat dimatikan — keduanya menyimpan jejak untuk beberapa waktu. Jadi perangkat yang baru saja dicabut masih akan tampak sebentar. Menyebutnya "online" berarti menjanjikan ketepatan yang tidak dimiliki datanya.

Perangkat yang pernah ada tetapi tidak terbaca lagi tidak dihapus; ia ditandai Tidak terbaca beserta waktu terakhirnya. "Kapan terakhir alat itu ada" justru pertanyaan yang paling sering dicari saat sesuatu hilang.

Yang dapat Anda ubah — hanya sewa DHCP

Portal ini sengaja tidak dibuat serba bisa terhadap jaringan Anda. Yang dapat diubah dari sini cuma dua, dan keduanya menyentuh sewa DHCP saja:

TombolYang terjadi di routerKapan dipakai
Kunci IPsewanya dijadikan tetap (static lease)agar CCTV, printer, atau NVR selalu mendapat alamat yang sama persis
Lepassewanya dibuang dari routermembatalkan kuncian, atau membersihkan sewa yang tidak terpakai

Kunci IP adalah cara benar memberi alamat tetap. Menetapkan IP statis di perangkatnya sendiri sering berakhir bentrok, karena router tidak tahu alamat itu sedang dipakai dan bisa saja memberikannya ke perangkat lain. Dengan dikunci dari router, alamat itu disisihkan khusus untuk MAC tersebut.

Lepas tidak memutus perangkatnya. Ia hanya melepas pesanan alamat. Perangkat yang masih menyala akan meminta lagi dan lazimnya menerima alamat yang sama. Yang benar-benar hilang adalah kunciannya — dan itu memang gunanya tombol ini.

Baris yang hanya terbaca lewat ARP tidak punya tombol sama sekali, dan tertulis tanpa lease. Perangkat ber-IP statis tidak punya sewa DHCP, jadi tidak ada yang dapat dikunci maupun dilepas. Untuk mengubah alamatnya, ubah di perangkatnya sendiri.

Kenapa MAC, bukan IP

Kedua tombol itu mengenali perangkat lewat alamat MAC, bukan IP.

Alamat IP berpindah: sewa DHCP habis masa berlakunya, lalu alamat yang sama diberikan ke perangkat lain beberapa menit kemudian. Kalau perintah dikirim berdasarkan IP, ia dapat mengenai perangkat yang salah — dan tidak akan ada yang menyadarinya. MAC melekat pada perangkatnya, jadi sasarannya tidak pernah meleset.

Yang TIDAK dilakukan Static-DHCP

Sama pentingnya untuk diketahui:

  • Tidak memblokir perangkat. Memblokir menuntut menulis aturan ke firewall

milik Anda, dan tidak ada penempatan yang aman untuk ditebak dari jauh — salah urutan membuat portal melaporkan "diblokir" untuk perangkat yang tetap jalan. Blokir tetap Anda lakukan sendiri lewat Winbox.

  • Tidak membatasi kecepatan per perangkat.
  • Tidak menagih atau mengelola pelanggan. Untuk itu ada

PPPoE dan Hotspot.

  • Tidak menyentuh konfigurasi lain di router Anda.

Yang termasuk dalam langganan

Sejak 29 September 2026 Hotspot, PPPoE, dan Static-DHCP tidak dijual terpisah. Ketiganya dibuka oleh satu langganan: paket Billing, dan tagihan Pelanggan ISP ikut di dalamnya.

TermasukKeterangan
Kelola Hotspot, PPPoE, dan Static-DHCPKetiganya sekaligus
Tagihan Pelanggan ISPPaket, tagihan, pembayaran, isolir, pemberitahuan WhatsApp
Tunnel kelolaSebanyak slot router paketnya
Backup konfigurasi gratisSelama langganan aktif

Yang TIDAK termasuk: port forwarding. Tunnel pada paket Billing adalah jalur portal untuk menjangkau router Anda, bukan jalur Anda masuk dari internet. Untuk membuka Winbox, CCTV, atau webserver ke internet, pesan Remote VPN — dijual terpisah, mulai 2.000 Koin per bulan.

Yang dibatasi paket Billing adalah jumlah Pelanggan ISP yang Anda daftarkan untuk ditagih. Pengguna hotspot, secret PPPoE, dan perangkat DHCP di router Anda tidak dibatasi sama sekali.

Langkah memulai

  1. Berlangganan Paket Billing — Static-DHCP sudah

termasuk di dalamnya.

  1. Sambungkan router dari Layanan → Paket Billing, lalu salin script

penyambungannya dan tempel ke Terminal Winbox router Anda. Script itu menaikkan tunnel dan memasang blok Akses Kelola CoreNet yang memberi portal hak menjalankan perintah — cukup sekali. Rinciannya di Menerapkan Script di MikroTik.

  1. Buka menu Static-DHCP dan tekan Refresh.

Selama langkah 2 belum dilakukan, halaman memberi peringatan "Akses kelola ke router belum terbukti" — portal belum pernah berhasil menjalankan satu perintah pun di router Anda.

Kenapa daftarnya tidak langsung berubah

Portal tidak menghubungi router Anda saat halaman dibuka. Perintah masuk antrean, lalu dijemput server CoreNet setiap ±30 detik dan diteruskan lewat tunnel. Karena itu:

  • Refresh hanya memesan pembacaan. Tunggu setengah menit, lalu muat

ulang halaman.

  • Setiap daftar disertai keterangan kapan ia diambil — angka di layar

adalah cuplikan, bukan siaran langsung.

  • Kotak "sekian perintah sedang menunggu dijemput router" berarti perintah

sedang dalam perjalanan, bukan gagal.

Beberapa MikroTik dalam satu langganan

Tidak perlu satu langganan per router. Tiap jenjang paket Billing membawa sejumlah slot router, dan routernya Anda sambungkan sendiri satu per satu dari halaman Paket Billing:

  • Punya satu router → portal langsung membuka routernya.
  • Punya beberapa → muncul daftar router, dan setelah masuk ada pemilih router

di kanan atas untuk berpindah tanpa kehilangan halaman yang sedang dibuka.

Router dapat dicabut kapan saja. Slotnya kembali tersedia dan langganan Anda tidak berhenti — yang hilang hanya pengelolaan router itu dari portal, sementara layanan di routernya tetap berjalan.

Berhenti berlangganan

Menghapus langganan tidak membersihkan MikroTik Anda. Ambil script pencabutannya lebih dulu dari Static-DHCP → Script — lihat Berhenti Berlangganan & Membersihkan Router.

Perangkat di LAN Anda sendiri tidak terpengaruh sama sekali: portal tidak pernah menyimpan jaringan Anda, ia hanya membacanya.

Butuh bantuan lebih lanjut? Konsultasi via WhatsApp atau daftar gratis untuk mencobanya langsung.