Apa itu Paket Billing?

Paket Billing adalah langganan Anda kepada CoreNet yang membuka tiga layanan sekaligus — Hotspot, PPPoE, dan Static-DHCP — beserta seluruh penagihan Pelanggan ISP Anda: paket internet, tagihan bulanan, pembayaran, isolir, dan pemberitahuan WhatsApp.

Sebelum 29 September 2026 ketiga layanan itu dijual terpisah, masing-masing dengan langganannya sendiri. Anda yang memakai hotspot dan PPPoE pada satu MikroTik harus membeli dua kali. Sekarang satu.

Yang dibatasi: jumlah Pelanggan ISP, bukan pemakai di router

Ini bagian yang paling sering disalahpahami, jadi ditulis di depan:

Jenjang paket membatasi berapa Pelanggan ISP yang dapat Anda daftarkan untuk ditagih. Ia tidak membatasi jumlah pengguna hotspot, secret PPPoE, atau perangkat DHCP di router Anda.

Router Anda tetap milik Anda. Mau ada 3.000 voucher hotspot di sana, portal tidak akan menahan satu pun — halaman Pengguna dan Sesi menampilkan semuanya. Yang dihitung terhadap batas paket hanyalah orang yang Anda daftarkan ke Billing untuk dibuatkan tagihan.

Jenjangnya

PaketPelanggan ISPSlot router
Paket Lite2001
Paket Basic3002
Paket Pro6003
Paket Business1.0005
Paket Enterprise1.5005

Harga terbaru selalu tertera di halaman Paket Billing — di sanalah angka yang berlaku, bukan di panduan ini.

Slot router: satu langganan, beberapa MikroTik

Yang Anda beli adalah kapasitas, bukan tunnel. Sesudah berlangganan, routernya Anda sambungkan sendiri dari halaman Paket Billing — satu per satu, dengan nama yang Anda tentukan (misalnya kantor, warnet-depan), sampai slotnya habis.

Tiap router mendapat script penyambungan sendiri yang ditempel sekali di Terminal Winbox. Sesudah itu Hotspot, PPPoE, dan Static-DHCP router tersebut dapat dikelola dari portal.

Router dapat dicabut kapan saja:

  • Slotnya kembali tersedia dan dapat dipakai router lain.
  • Langganan Anda tidak berhenti — sisa masa aktifnya tetap utuh.
  • Data Pelanggan ISP, tagihan, dan pembayaran di portal tidak terhapus.
  • Yang ada di router juga tidak terhapus; pelanggan Anda tetap terhubung. Yang

hilang hanya kemampuan mengelolanya dari portal.

Yang TIDAK termasuk: port forwarding

Tunnel pada paket Billing adalah jalur portal untuk menjangkau router Anda, bukan jalur Anda masuk ke router dari internet. Karena itu paket ini tidak membawa port forward, dan Akses Sementara pun tidak tersedia di tunnelnya.

Bila Anda ingin membuka Winbox, SSH, CCTV, webserver, atau access point ke internet, pesan Remote VPN — dijual terpisah, mulai 2.000 Koin per bulan, dan boleh berjalan berdampingan dengan paket Billing pada MikroTik yang sama.

Naik dan turun jenjang

Pindah jenjang dilakukan sendiri dari halaman Paket Billing.

  • Naik jenjang dihitung pro-rata: hanya selisih harga untuk sisa hari yang

dipotong, dan tanggal berlaku tidak berubah. Sisa hari paket lama tidak hangus.

  • Turun jenjang tidak menagih apa pun. Harga barunya dipakai pada perpanjangan

berikutnya.

  • Turun jenjang ditolak selama router yang tersambung masih lebih banyak

daripada slot jenjang tujuan. Cabut yang tidak dipakai lebih dulu.

Bila Pelanggan ISP Anda melewati batas

Batas paket menahan pendaftaran pelanggan baru, dan hanya itu. Yang sudah terdaftar tidak diapa-apakan:

  • Tagihan tetap terbit untuk semuanya.
  • Isolir dan pemberitahuan WhatsApp tetap berjalan.
  • Pendaftaran borongan lewat Impor dipotong, bukan ditolak seluruhnya —

sisanya dilaporkan sebagai "kuota habis".

Naikkan jenjang untuk membuka pendaftaran lagi.

Satu langganan saja per akun

Langganan Billing kedua tidak menambah kapasitas apa pun — yang berlaku adalah jenjang tertinggi — jadi portal menolaknya dan mengarahkan Anda ke Pindah Jenjang. Itu disengaja: tanpa penolakan itu, Koin Anda terpotong dua kali setiap bulan untuk kapasitas yang sama.

Backup tetap gratis

Backup konfigurasi router ikut pada tunnel kelola dan tidak ditagih terpisah. Selama langganan Billing aktif dan routernya tersambung, seluruh routernya dapat dicadangkan dari menu Backup.

Langkah memulai

  1. Buka Layanan → Paket Billing, pilih jenjang dan server, lalu pesan.
  2. Sambungkan router pertama, beri nama yang mudah Anda kenali.
  3. Salin script penyambungannya, tempel di Terminal Winbox router itu.
  4. Tunggu router menjawab — statusnya berubah menjadi Siap.
  5. Buka Hotspot, PPPoE, atau Static-DHCP; daftarnya dibaca langsung dari router.
  6. Siapkan paket internet Anda di Billing → Paket, lalu daftarkan Pelanggan

ISP dari secret atau pengguna yang sudah ada di router.

Butuh bantuan lebih lanjut? Konsultasi via WhatsApp atau daftar gratis untuk mencobanya langsung.