Netwatch: Menjaga Tunnel Tetap Hidup

Netwatch adalah alasan tunnel Anda bisa pulih sendiri tanpa perlu Anda pantau terus-menerus. Artikel ini menjelaskan cara kerjanya dan kenapa jangan dihapus.

Kenapa tunnel bisa putus?

Beberapa hal wajar yang memutus tunnel:

  • Restart terjadwal server — setiap 00:01 dan 15:01 WIB, sekitar 10–15 detik
  • Koneksi internet Anda terputus sesaat
  • Router Anda restart atau listrik padam
  • Gangguan jaringan di tengah jalan

Tanpa pemantauan, MikroTik kadang tidak menyadari tunnel sudah mati. Interface terlihat menyala padahal sebenarnya tidak mengalirkan data. Akibatnya perangkat Anda tidak bisa diakses sampai seseorang menyadarinya dan menyalakan ulang interface secara manual.

Netwatch mencegah situasi itu.

Cara kerjanya

Netwatch bekerja sederhana: ping gateway CoreNet secara berkala. Bila tidak ada balasan, tunnel dianggap bermasalah.

Setiap 2 menit
      │
      ▼
Ping 10.10.0.1 sebanyak 10 kali
      │
      ├── Ada balasan  ──▶ Tunnel sehat, tidak ada tindakan
      │
      └── Tidak ada balasan
              │
              ▼
      Catat peringatan di log
              │
              ▼
      Matikan interface tunnel-40001
              │
              ▼
      Tunggu 3 detik
              │
              ▼
      Nyalakan kembali interface
              │
              ▼
      Tunnel dial ulang → terhubung kembali

Seluruh proses ini berjalan otomatis di MikroTik Anda, tanpa campur tangan siapa pun.

Sudah termasuk dalam script

Anda tidak perlu menyusunnya sendiri. Script SSTP maupun L2TP dari CoreNet sudah menyertakan netwatch dan scheduler-nya sekaligus.

Bagian netwatch pada script:

/tool netwatch remove [find comment="tunnel-gateway-10.10.0.1"]
/tool netwatch add host=10.10.0.1 comment=tunnel-gateway-10.10.0.1

Bagian scheduler yang melakukan pemulihan:

/system scheduler add interval=2m name=tunnel-scheduler-40001 on-event="..."

Scheduler inilah yang menjalankan pemeriksaan tiap 2 menit dan memulihkan tunnel bila diperlukan.

Memeriksa netwatch aktif

Lewat WinBox, buka Tools → Netwatch. Anda akan melihat entri dengan host 10.10.0.1. Statusnya:

  • up (hijau) — gateway terjangkau, tunnel sehat
  • down (merah) — gateway tidak terjangkau, tunnel bermasalah

Lewat terminal:

/tool netwatch print

Untuk melihat scheduler-nya:

/system scheduler print

Pastikan tunnel-scheduler-40001 ada dan tidak dalam keadaan disabled.

Melihat riwayat pemulihan

Setiap kali scheduler memulihkan tunnel, catatan tertulis di log MikroTik. Lewat WinBox buka menu Log, lalu cari baris berisi:

Interface tunnel-40001 is restarting

Bila baris ini muncul dua kali sehari sekitar pukul 00:01 dan 15:01, itu normal — netwatch sedang bekerja sebagaimana mestinya setelah restart terjadwal server.

Bila muncul jauh lebih sering, ada yang perlu diperiksa pada koneksi internet Anda.

Jangan dihapus

Netwatch dan scheduler adalah pengaman tunnel Anda. Menghapusnya berarti tunnel tidak akan pulih sendiri saat putus, dan perangkat Anda bisa tidak dapat diakses berjam-jam tanpa Anda sadari.

Bila Anda terlanjur menghapusnya, cukup salin ulang script dari halaman detail layanan dan tempelkan kembali. Script aman dijalankan berulang.

Beberapa tunnel dalam satu router

Bila Anda punya lebih dari satu layanan pada router yang sama, tiap layanan punya scheduler sendiri dengan nama berbeda (tunnel-scheduler-40001, tunnel-scheduler-40002, dan seterusnya). Keduanya berjalan berdampingan tanpa saling mengganggu.

Netwatch untuk gateway yang sama tidak digandakan — script sudah menghapus entri lama sebelum menambah yang baru.

Butuh bantuan lebih lanjut? Konsultasi via WhatsApp atau daftar gratis untuk mencobanya langsung.