Apa itu PPPoE di CoreNet?
PPPoE CoreNet membuat Anda dapat mengelola pelanggan PPPoE di MikroTik sendiri — menambah secret, mengganti paket, memutus sambungan — langsung dari portal ini.
Bentuknya sama persis dengan Hotspot; yang berbeda hanya entitas RouterOS yang dikelola: /ppp secret, bukan /ip hotspot user. Keduanya dibuka oleh satu paket Billing yang sama.
Untuk perangkat yang tidak login ke mana pun — komputer, CCTV, printer yang cukup dicolok atau masuk Wi-Fi — yang memantau adalah Static-DHCP, juga termasuk di paket yang sama.
Data tetap milik router Anda
Sama seperti Hotspot: seluruh secret PPPoE tersimpan di router Anda, bukan di portal.
Ini yang membuat layanan Anda aman dari gangguan di sisi kami. Portal mati atau tunnel putus tidak memutus satu pun pelanggan PPPoE Anda — yang berhenti hanya kemampuan mengubah dari portal. Saat itu terjadi, halaman PPPoE menampilkan pemberitahuan jelas dan tombol-tombol aksi dinonaktifkan, karena perintah yang tidak dapat dikirim lebih baik ditolak sekarang daripada mengendap tanpa kejelasan.
Yang termasuk dalam langganan
Sejak 29 September 2026 Hotspot, PPPoE, dan Static-DHCP tidak dijual terpisah. Ketiganya dibuka oleh satu langganan: paket Billing, dan tagihan Pelanggan ISP ikut di dalamnya.
| Termasuk | Keterangan |
|---|---|
| Kelola Hotspot, PPPoE, dan Static-DHCP | Ketiganya sekaligus |
| Tagihan Pelanggan ISP | Paket, tagihan, pembayaran, isolir, pemberitahuan WhatsApp |
| Tunnel kelola | Sebanyak slot router paketnya |
| Backup konfigurasi gratis | Selama langganan aktif |
Yang TIDAK termasuk: port forwarding. Tunnel pada paket Billing adalah jalur portal untuk menjangkau router Anda, bukan jalur Anda masuk dari internet. Untuk membuka Winbox, CCTV, atau webserver ke internet, pesan Remote VPN — dijual terpisah, mulai 2.000 Koin per bulan.
Yang dibatasi paket Billing adalah jumlah Pelanggan ISP yang Anda daftarkan untuk ditagih. Pengguna hotspot, secret PPPoE, dan perangkat DHCP di router Anda tidak dibatasi sama sekali.
Beberapa MikroTik dalam satu langganan
Tidak perlu satu langganan per router. Tiap jenjang paket Billing membawa sejumlah slot router, dan routernya Anda sambungkan sendiri satu per satu dari halaman Paket Billing:
- Punya satu router → portal langsung membuka routernya.
- Punya beberapa → muncul daftar router, dan setelah masuk ada pemilih router
di kanan atas untuk berpindah tanpa kehilangan halaman yang sedang dibuka.
Router dapat dicabut kapan saja. Slotnya kembali tersedia dan langganan Anda tidak berhenti — yang hilang hanya pengelolaan router itu dari portal, sementara layanan di routernya tetap berjalan.
Menu di dalam PPPoE
| Menu | Isi |
|---|---|
| Secret | Daftar pelanggan PPPoE di router |
| Sesi | Siapa yang sedang tersambung |
| Profil | Paket kecepatan di router |
| Script | Script penyambungan dan script pencabutan |
| Langganan | Masa aktif, port forwarding, perpanjang, upgrade, ganti server, hapus |
Apa yang bisa dilakukan
| Secret | tambah, ubah, hapus, aktifkan, nonaktifkan, ganti paket, perpanjang |
| Massal | impor dan ekspor CSV, ubah dan tangguhkan sekaligus |
| Profil | rate limit, DNS, local dan remote address, jenis queue |
| Pemantauan | siapa online, caller ID, alamat IP, uptime, pemakaian data |
| Tindakan | putus, sambung ulang |
Membaca sesi yang sedang berjalan
Tombol Refresh mengambil daftar sesi aktif langsung dari router. Untuk tiap pelanggan yang sedang online Anda melihat:
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Alamat | IP yang sedang dipakai pelanggan |
| MAC | alamat perangkat yang mendial (caller-id) |
| Uptime | sudah berapa lama sesi itu berjalan |
Uptime yang selalu kembali ke nol setiap beberapa menit menandakan sambungan yang tidak stabil di sisi pelanggan — biasanya kabel atau sinyal, bukan router Anda.
Kenapa perubahan tidak seketika
Perintah masuk antrean lalu dijemput server CoreNet dan diteruskan lewat tunnel. Tunggu beberapa detik setelah menekan tombol. Baris bertanda "Menunggu agent" sedang dalam perjalanan, bukan gagal.