Menerapkan Script SSTP di MikroTik
Panduan ini menjelaskan cara menerapkan script SSTP dari CoreNet ke MikroTik Anda, sehingga tunnel terhubung dan perangkat siap diakses dari luar.
SSTP adalah pilihan yang kami sarankan karena berjalan di atas TLS dan umumnya tidak terhalang pembatasan jaringan.
Sebelum mulai
- Layanan Remote VPN Anda sudah aktif
- MikroTik terhubung ke internet
- Anda punya akses WinBox atau terminal ke MikroTik tersebut
Mengambil script
- Masuk ke member area.
- Buka Remote VPN, lalu klik layanan Anda.
- Pada halaman Detail Layanan, pilih tab Script (SSTP).
- Klik tombol Copy. Seluruh script tersalin ke papan klip.
Tab Script SSTP
Isi script
Script yang Anda terima sudah disesuaikan dengan akun Anda. Bentuknya kurang lebih seperti ini:
# Tambah Interface SSTP Client
/interface ovpn-client remove [find comment="tunnel-40001"]
/interface l2tp-client remove [find comment="tunnel-40001"]
/interface sstp-client remove [find comment="tunnel-40001"]
/interface sstp-client add disabled=no connect-to=id-01.corenet.web.id \
name=tunnel-40001 user="username-anda" password="password-anda" \
comment=tunnel-40001
# Netwatch
/tool netwatch remove [find comment="tunnel-gateway-10.10.0.1"]
/tool netwatch add host=10.10.0.1 comment=tunnel-gateway-10.10.0.1
# Disable Enable Interface (Optional)
/system scheduler remove [find name="tunnel-scheduler-40001"]
/system scheduler add interval=2m name=tunnel-scheduler-40001 ...Script ini melakukan empat hal:
| Bagian | Fungsi |
|---|---|
| Remove | Menghapus tunnel CoreNet lama dengan nomor sama, agar tidak bentrok saat konfigurasi diulang |
| SSTP client | Membuat koneksi ke server CoreNet |
| Netwatch | Memantau gateway 10.10.0.1 untuk mendeteksi tunnel putus |
| Scheduler | Menyalakan ulang interface secara otomatis bila tunnel mati |
Menerapkan lewat WinBox
- Buka WinBox dan masuk ke MikroTik Anda.
- Klik menu New Terminal.
- Tempelkan script (klik kanan → Paste, atau
Ctrl+V). - Tekan Enter.
Menempelkan script di New Terminal
Bila tidak muncul pesan error, script berhasil diterapkan.
Memastikan tunnel terhubung
Ada tiga cara memeriksa.
Lewat WinBox — Interfaces Buka menu Interfaces. Cari interface bernama tunnel-40001. Bila statusnya R (running), tunnel sudah terhubung.
Lewat terminal MikroTik
/interface sstp-client print status where name="tunnel-40001"Perhatikan baris status: — bila tertulis connected, tunnel aktif.
Anda juga bisa menguji jalur ke gateway CoreNet:
/ping 10.10.0.1 count=4Bila ada balasan, tunnel berfungsi normal.
Lewat member area Buka kembali halaman Detail Layanan. Kartu status di kiri menampilkan Terhubung [OK] bila tunnel sudah tersambung.
Bila tunnel tidak terhubung
Periksa berurutan:
- Username dan password — pastikan sama persis dengan yang tertera di halaman detail layanan. Perhatikan huruf besar-kecil.
- Koneksi internet router — uji dengan
/ping 8.8.8.8. - Nama server — pastikan
connect-tomengarah ke server yang benar. - Firewall — pastikan router Anda tidak memblokir koneksi keluar ke port 443.
Bila masih bermasalah, lihat Tunnel Tidak Terhubung.
Setelah tunnel aktif
Tunnel terhubung berarti router Anda sudah masuk ke jaringan CoreNet, tapi belum bisa diakses dari internet sampai Anda menambahkan port forwarding.
Lanjutkan ke Membuat Port Forwarding.
Catatan tentang restart server
Server CoreNet melakukan restart terjadwal pada 00:01 dan 15:01 WIB, sekitar 10–15 detik. Selama jeda itu tunnel akan terputus, lalu tersambung kembali secara otomatis berkat netwatch dan scheduler yang sudah disertakan dalam script.
Anda tidak perlu melakukan apa pun. Jangan menghapus netwatch atau scheduler-nya — keduanya yang menjaga tunnel tetap pulih sendiri.